a. Pengertian Informasi
Informasi adalah sekumpulan data atau fakta yang telah diproses dan
dikelola sedemikian rupa sehingga menjadi sesuatu yang mudah dimengerti dan
bermanfaat bagi penerimanya. Informasi adalah data yang telah diolah menjadi
bentuk yang mempunyai arti bagi si penerima dan bermanfaat dalam pengambilan Keputusan
saat ini atau di masa mendatang.
b. Fungsi Informasi
Ada tujuh fungsi informasi bagi manusia, yakni sebagai berikut.
1) Menjadi sumber pengetahuan baru
2) Menghapus ketidakpastian
3) Sebagai media hiburan
4) Sebagai sumber berita
5) Untuk sosialisasi kebijakan
6) Untuk memengaruhi khalayak
7) Menyatukan pendapat
c.
Jenis-Jenis
Informasi
1) Informasi berdasarkan sifat
Informasi berdasarkan sifat meliputi a) informasi faktual, yaitu
informasi yang dibuat berdasarkan fakta dan dapat dibuktikan kebenarannya b) opini
atau konsep, yaitu informasi yang dibuat berdasarkan pendapat seseorang
tentang suatu hal. c) informasi deskripsi, yaitu informasi yang dibuat
dalam bentuk penjelasan terperinci mengenai sesuatu hal.
2) Informasi berdasarkan kegunaan
Jenis informasi berdasarkan kegunaan dapat dibagi dua bagian, yaitu:
a) Informasi yang menambah pengetahuan, yaitu informas yang isinya mampu menambah pengetahuan baru.
b) Informasi berdasarkan penyajian, yaitu
informasi yang disampaikan dalam beberapa bentuk, seperti artikel, gambar,
audio, dan video.
3) Informasi berdasarkan bidang kehidupan
Dapat dikategorikan menjadi informasi bidang pendidikan, kesehatan,
olahraga, dan sebagainya.
4) Informasi berdasarkan lokasi peristiwa
Informasi berdasarkan lokasi peristiwa dapat dibagi menjadi dua, yakni
informasi dalam negeri dan luar negeri.
d. Nilai Informasi
Informasi dalam konteks sistem informasi akan menjadi bernilai, semakin
formal, dan ideal apabila didasarkan pada sepuluh sifat menurut Burch dan
Strater (Davis, 1995: 58-59) berikut ini.
1) Accesibility: sifat ini menunjukkan mudah dan
cepatnya diperoleh keluaran informasi.
2) Luas dan lengkapnya (comprehensiveness): sifat
ini menunjukkan lengkapnya isi informasi. Hal ini tidak berarti hanya mengenai
volumenya, tetapi juga mengenai output informasinya.
3) Ketelitian (accuracy): berhubungan dengan tingkat
kebebasan dari kesalahan pengeluaran informasi.
4) Kecocokan (appropriateness): sifat ini
menunjukkan seberapa jauh keluaran informasi berhubungan dengan permintaan para
pemakai. Isi informasi harus berhubungan dengan masalah.
5) Ketepatan waktu (timeliness): berhubungan
dengan waktu yang dilalui dan yang lebih pendek pada saat diperolehnya informasi.
6) Kejelasan (clarify): atribut ini menunjukkan Tingkat
keluaran informasi dan bebas dari istilah-istilah yang tidak dipahami.
7) Keluwesan (flexibility): sifat ini berhubungan
dengan dapat disesuaikannya keluaran informasi.
8) Dapat dibuktikan (verifiability): atribut ini
menunjukkan kemampuan beberapa pengguna informasi untuk menguji keluaran
informasi dan sampai pada kesimpulan yang sama.
9) Tidak ada prasangka (freedom from bias): sifat
ini berhubungan dengan tidak adanya keinginan untuk mengubah informasi guna
mendapatkan Kesimpulan yang telah dipertimbangkan sebelumnya.
10 Dapat
diukur (quantifiable): sifat ini menunjukkan hakikat informasi yang dihasilkan
pada sistem informasi formal

No comments:
Post a Comment